Tempat ini masih sama,
masih dengan karang-karang ditepinya
pasir putih yang pasrah dihempas sang ombak
dengan airnya yang masih terasa asin
Tempat ini masih sama,
ribuan jejak tenggelam dalam butiran butiran pasir
bekas langkah-langkah kita
meski tak berjejak semua masih ku ingat jelas
Aku coba kembali genggam pasir yang sama
Luruh jatuh ke bawahnya
Ku lihat kamu menengadahkan tangan dibawah seperti waktu itu,
Tidak, itu hanya bayanganmu
Karena pasir itu kembali dengan butiran pasir lainnya
Di tempat ini,
Aku baru menyadari ketidaksadaranku,
bukan, mungkin ke pura puraanku bertahun tahun
menyadari ternyata rasa itu benar adanya
sampai sekarang, mungkin.
ahh, apa aku sudah terlambat?
atau memang semua ini sudah selesai?
Kadang benar,
mengharapkan yang telah berlalu
lebih menyakitkan dari pada hal baru.
aku teringat dengan satu coretan setelah hari itu,
"Biarkan gerimis yang berbicara semua tentang kita dan kita menyimak.
Tapi agak aneh...
semua tentang kita?
Berapa banyak memangnya kenanga yang sudah kita buat?"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar