Kamis, 11 September 2014

Tujuh hari ditempat baru, orang-orang baru, mimpi-mimpi baru

Latepost 22 Agustus 2014
PPSMB PALAPA 2014

satu sejarah, satu kenangan telah tertulis rapi untuk menjadi masa lalu. Setahun lalu mungkin saya hanya berani bermimpi tanpa pernah mengharap untuk merasakan berada diposisi dan tempat dimana saya sekarang berpijak. Allah mungkin benar, Ia Maha Tahu sgalanya. Maha Adil. Maha Bijaksana. Allah mungkin tidak selalu menjawab dan mengabulkan permintaan hambaNya, tapi Allah selalu memberi apa yang hamba-Nya butuhkan saat ini.

Tujuh hari yang terlalu,-sangat berharga untuk sebuah awal.
 Ditempat ini, dua hari pertama saya masih terjebak dengan perasaan dimana saya merasa menjadi orang paling beruntung. Bagaimana tidak? disini saya mengenal orang-orang baru dengan latar belakang berbeda dengan saya. saya mengenal orang-orang yang pasti terbaik dari satusan ribu lainnya. Kami saling bercerita tengtang budaya masing-masing, mengenal karakter baru, dan yang tidak kalah menarik untuk didengar, kami berbagi pengalaman, perjuangan yang telah mereka tempuh hanya untuk duduk disini.

Dua hari kedua saya bertemu 186 orang calon keluarga baru saya. Disini saya pun kembali mengenal budaya baru tentang mereka, bekerja sama, dan membangun fondasi untuk menjadi satu keluarga. Kami saling berpelukan hangat, saling merangkul, mengucapkan salam perkenalan. Dan disini pula kami bertemu orang-orang hebat yang untuk saya sendiri membuka mata saya, oh ternyata banyak hal hebat yang saya lewatkan diluar sana.Dan dua hari ini, membuat saya mulai berani bermimpi lagi.

Dua hari ketiga, setelah orang-orang hebat itu kembali membangunkan mimpi saya, dua hari ketiga ini saya mulai mengenal diri saya sendiri. kelebihan dan kelemahan saya, potensi dan bakat dalam diri saya. Kami disini kembali berbagi. Banyak mimpi-mimpi hebat diruangan ini. Dan ada satu perempuan hebat disini yang membuat saya sangat kagum yang bernama Abi. Abi memiliki mimpi hebat dan mulia, Ia membuat saya malu terhadap diri saya sendiri. Saya berada disekitar orang-orang yang tidak seberuntung saya. Namun saya hanya bisa melihat. Bukan berperan. Saya tidak bisa berpengaruh ataupun mengubah nasib mereka, setidaknya menjadi alasan mereka tersenyum, seperti hal yang dilakukan Abi.

SAYA AKAN BERJUANG SERIBU DAN BERIBU KALI LIPAT DARI YANG PERNAH SAYA LAKUKAN !!!
BISMILLAHIRROHMANNIRROHIIM


Tidak ada komentar:

Posting Komentar