Tak patut aku mengingat hal lain selain mengingatMu, tak pantas rasanya aku mencintai dunia dan seisinya ini sebelum aku membalas cintaMu kepadaku.
Sembilan belas tahun Engkau anugrahkan segenggam hati, namun baru kali ini rasanya aku tidak nyaman dengan yang sedikit mengganguku.
ya Rabb, Engkau lah Maha Mencintai. tidak ada cinta lain yang sempurna selain cintaMu kepada kami.
Didalam hati Engkau anugrahkan rasa cinta dan kasih sayang. Namun aku sungguh takut, sekilas terbesit dipikiranku, ada apa dibalik nikmatnya anugrahMu ini, mungkinkah ada ujian besar yang menunggu?
Dalam sebuah hadist telah diriwayatkan,
Nabi Muhammad saw. bersabda: "Masing-masing hamba Allah (manusia) mempunyai empat biji mata. Dua biji pada kepalanya, untuk melihat urusan dunianya. Dan dua biji pada hatinya, untuk melihat urusan agamanya."
Aku takut jika aku menggunakan empat mataku itu dengan terbalik, atau mungkin malah menggunakannya untuk melihat yang terasa nyata saja..
atau mungkin aku seolah-olah menggunakannya dengan benar namun nyatanya terselip dalam mata hati ini tentang urusan duniaku.
ya Rabb sungguh berat ujian tentang hati ini, ketika pikiran dan hati mulai berjalan tidak beriringan, aku tidak tau mana yang benar dan harus ku ikuti.
ya Rabb, hati ini begitu lemah hingga mudah sekali terbolak-balik, meskipun begitu, aku tau ini juga karuniamu yang Maha Membolak Balikkan hati manusia. Aku hanya bisa memohon kepadaMu ya Rabb, bagaimana pun keadaan hatiku ini, semoga tidak mengganggu ibadahku, membolak balikkan agamaku.
memang hidup hakikatnya adalah ujian. Ujian ketaqwaan untuk teguh meraih
surga. Namun jika ada pilihan antara dunia seisinya ini bisa aku miliki
atau aku dapat berada disisiMu, sungguh aku ingin sekarang juga berada
disisiMu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar