Banyak orang mengatakan sahabat itu orang yang sangat penting dan berharga seperti saudara. Bagaimana tidak? Sahabat menjadi orang yang sering mendengarkan keluh kesah kita, kita sering meminta pendapatnya, dan dia mungkin salah satu orang yg lebih tau tentang kita setelah orang tua dan saudara kandung.
Selain itu, setiap orang pasti memiliki pandangannya sendiri tentang persahabatan. Persahabatan itu sebuah hal yang kompleks. Mungkin dari pandangan awalnya terasa berlebihan. Tapi, kenyataanya memang demikian.
Banyak sedikit persahabatan saling mempengaruhi kepribadian, tapi mungkin tidak banyak persahabatan yang bisa membawa ke surga seperti layaknya persahabatan antara Rosulullah dan Abu Bakar atau Umar bin Khatab.
Lalu bagaimana persahabatan kita bisa membawa kita ke surga?
Menurut saya, urusan ke surga atau neraka keputusan Allah. Manusia hanya bisa melakukan apa yang Allah cintai. Termasuk mengenai persahabatan. Karena persahabatan bisa membawa manusia ke surga atau neraka, hendaklah memilih sahabat menurut agamanya. Seperti yang Imam Syafi'i katakan : "
"Jika engkau punya teman yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka peganglah erat erat dia, jangan pernah kau lepaskan. Karena mencari teman 'baik' itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali".
Sahabat yang baik adalah muslim & mu'min yang saling memperhatikan satu sama lain. Jika temannya bersedih maka satunya menghibur, menyemangati. Antara satu sama lain saling menasihati, mencegah untuk berbuat maksiat dan mengajak kepada ketaatan kepada Allah SWT.
Sahabat yang baik adalah yang mengajak belajar bersama untuk dekat dengan Allah. Yang mengajak berlomba lomba untuk dekat dengan Allah. Yang tidak pernah bosan saling mengingatkan untuk dekat dengan Allah. Dan tentunya yang tidak rela sahabatnya jauh dari Allah.
Dan banyak rangkaian kejadian akan menunjukkan siapa kawan, dan siapa saja yang benar-benar
sayang kepadamu.
Sebuah sentuhan kecil yang bersumber dari akhlak yang mulia. Tulus, tiada dusta, sarat akan makna. Dua insan yang dapat bersatu meski awalnya tiada bertemu. Pada akhirnya, syukur atas rahmat Allah lah yang menjadi hiasan.
-Mohon maaf jika tulisan masih banyak kesalahan dan kekurangan dari berbagai segi. Terimakasih untuk orang yang telah bersedia membagi pengetahuannya dan maaf jika mungkin ada yang tidak sesuai yang pemilik ide awal miliki.
Semoga tetap dapat menyampaikan hal yang bermanfaat, karena kemanfaatan jika menyebar kepada yang lain lalu kelainnya lagi, maka semoga pahalanya menjadi pahala terus mengalir yang berkah dan tentunya pada apa yang dituliskan adalah kebenaran dan penuh dengan kemanfaatan. Semoga kesalahan dan ketidaksempurnaan pengetahuan yang ditulis dimaafkan Allah. Bukankah apa yang kita perbuat nanti di akhirat akan dipertanggung jawabkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar